Desain

Minggu, 29 Mei 2011

Curahan seorang ibu untuk anak (ANAKKU)..

Anakku...
Bila ibu boleh memilih..
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu..?
Maka ibu akan memilih mengandungmu..
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah..

Sembilan bulan nak...
Engkau hidup di perut ibu..
Engkau ikut kemanapun ibu pergi..
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan..
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman,.
Karena ibu kecewa dan berurai air mata..

Anakku...
Bila ibu boleh memilih..
Apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu?
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu..

Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu..
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga..
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan..
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua..
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit.,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun.

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia..
Saat itulah...
Saat paling membahagiakan..
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,..
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,.
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu..

Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah,?
atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,?
Maka ibu memilih menyusuimu,..
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga..

Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku...
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat..
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle..
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu..


Tetapi anakku...
Hidup memang pilihan...
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak...
Maafkan ibu... Maafkan ibu...

Percayalah nak,
ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang

Percayalah nak...
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu

Percayalah nak...
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...

Minggu, 01 Mei 2011

kiSah HidUp

Aku tidak hidup sendiri..
Terkadang.. Bukan hanya terkadang..
Tapi setiap detik..menit..jam.. Dan hari..
yang selalu berganti..
Aku harus sellau berbagi..
Memberikan tempat untuk setiap mahluk..
Bukan hanya kau dan aku..
Tumbuhan..hewan..apapun itu.. berhak untuk merasakan kehidupan..
Berbagi akan segala yang telah di anugrahkan..

Seperti..
Udara untuk bernafas..
Cahaya untuk melihat..
Ruang untuk bergerak..
Air dan makanan untuk hidup..
Senyum untuk ketenangan..
Tawa untuk kesenangan..
Sedih, marah, kecewa.. Semua..
Semua berkaitan dengan keseimbangan..
Apapun itu.. itu adalah anugrah..

Pernahkah kau merasa kesepian di saat di sekelilingmu ramai
dengan orang yang berbicara dan tertawa?
Pernahkah kau merasa terasing di saat orang lain
punya teman di sisinya untuk diajak berbicara?
Pernahkah kau merasa diacuhkan di saat kau
mengajak orang lain untuk bertukar pikiran?
Pernahkah kau merasa dikhianati di saat genggaman
tangganmu dihempas begitu saja?
Pernahkah kau merasa perih di saat apa yang  kau
inginkan tidak terpenuhi?
Pernahkahkau merasa kecewa di saat apa yang
kau dapatkan tidak sesuai dengan akal dan logika?
Pernahkah kau berfikir bahwa tak mungkin orang hanya
akan membicarakan kebaikanmu?
Pernahkah kau tercenung bahwa tak mungkin semua
orang menyukai sikapmu?
Pernahkah kau tertawa di saat hati ini
begitu gusar untuk menjerit?
Peranahkah kau tersenyum di saat hati sedang
bertengkar dengan keadaan?

yaa.. Jawabnya tak jauh dari mencari sebuah kebenaran..
Semua tersimpan rapat dalam peti yang berantaikan
perasaan dan bergembok ego bernama hati..
Itulah sebabnya..
Tak satu pun mengerti akan peti itu..
Jangankan peti orang lain.. peti yang jadi milik tak
tau pasti apa yang mesti di lakukan..
Misterius dan bertolak belakang dengan akal..
tapi..
Jika kau cukup kuat cobalah untuk telusuri lagi..
Ada begitu banyak lagi pertanyaan..
tentang,,

Pernahkah kau merasa begitu hangatnya pertemanan?
Pernahkah kau berlaku lebih terhadap orang yang
ingin dia memperhatikanmu?
Pernahkah kau lebih dulu membuka hati untuk
menerima kekurangan orang lain?
Pernahkah kau merasa apa yang telah kau lakukan
suatu saat akan dibalas kembali di kemudian hari oleh
orang yang sama?
Pernahkah kau mencoba tersenyum lebih dulu ketika orang
seketika berpaling dari pandanganmu?
Pernahkah kau merasa bahwa masih banyak orang yang
menyayangimu lebih dari apa yang kau harapkan?
Pernahkah kau berfikir apa yang telah ada jauh lebih cukup
dan baik dari apa yang diinginkan?
Pernahkah kau merenungkan bahwa semua cobaan itu
telah menempamu jadi lebih kuat?
Pernahkah kau bermimpi seketika berada di tempat
orang yang kau sakiti?
Pernahkah kau mencoba untuk sadar bahwa hidup bukan
untuk memenuhi kehendakmu?
Lantas..
Kau bisa mengambil kesimpulan..
Apa yang menjadi masalah, dapat membuatmu jauh lebih bijak
dan tabah untuk menghadapi keadaan berikutnya..
Senyum dukamu..
Tawa perihmu..
Air mata bahagiamu..
Sedih karna penyesalanmu..
itulah..
Hitam putih kehidupan..
Apa yang terlihat hitam itulah putih..
Apa yang terlihat putih itulah hitam..
Bahkan mungkin lebih kelam, jika hidup hanya di dasarkan pada
'Pena Kosong'
Yang tak kan mampu menorehkan stitik 'Noda..
Tak ada coretan..
Semua sama, sebab itulah tak ada yang mau menjadi
'Pena Kosong'
jika pun ada, yang terlihat putih itulah hitam..
Dan lebih banyak lagi hal yang terlewat dan belum terlewati..
Untuk sebuah perjalanan hidup..
Untuk sebuah penantian..
Untuk sebuah kisah yang belum terlewati..
Semua tak terlepas dari pergantian dan timbal-balik..
Dunia akan tersenyum jika kau mampu untuk membuka
pintu itu.
Maka tersenyumlah lebih dulu walaupun dunia mencoba
meruntuhkanmu..

Jumat, 22 April 2011

kenapa?

Mengapa kau harus iri dengan kelebihan mereka?
Mengapa kau harus benci dengan apa yg telah menjadi daya tarik mereka?
Mengapa kau harus dengki dengan kebersamaan mereka?
Mengapa kau harus jenuh dengan dirimu sendiri?
Allah..
Tidak menginginkanmu untuk memiliki hal yg sempurna,
Tidak mengizinkanmu untuk memiliki penyakit hati seperti itu,
Kalau ingin menitikn air mata..
Menangislah..
Lalu hapus secepatnya.. dan biarkan angin membawa semua mimpi buruk itu perg ketempat yang jauh.. Jauh..
Hingga tak seorangpun dapat menemukannya kembali..
Biarkan orang membencimu,mengacukanmu, dan berlaku buruk padamu,.. Sakit, tapi dengan seperti itu kau akan sadar..
Bahwa kau jauh lebih kuat dari sebelumnya.. Dan jauh lebih peka akan memilih..
'Sahabat' or 'sekedar sahabat'..
Kau tx perlu menyesal,
Tak perlu meratap,
Tak perlu bersedih,
Tak perlu terpuruk,
Dan tak perlu jadi orang lain..
Mungkin.. Dengan kesendirianmu..
Kau akan tau..
Itu lah keistimewaanmu..
Karena itu arti..
Bahwa,, Allah masih mengiginkanmu tetp dekat padanya..

Tik.. Tok..

Malam..malam..malam..
Deru jantung berdetak seiring dengan dentingan jam..
Tik tok..tik tok..
Memecah sunyi..
Masih genit bertenger di dinding kamar berdiameter 4x4 m..
Berharap mata ini terpejam.. Jika pun dia dpt bersuara..mungkin dy sudah berteriak..
'hei..uda malam neh..sudah sepantasny kau beri kesempatan matamu to terlelap'..
Tapi..
Otak dan jari2 ini tak mengizinkan..
Tanggung.. Ada banyak hal yang harus d kerjakan..
Terus bermain2, berputar2 dan menari lentik di atas kanfas.. Lebih elitnya lagi d atas kayboard..

Malam..malam..malam..
Masih terlalu dini kau untuk berfikir terlalu dalam,lama dan lambat..
Siputpun masih menang start..
Tapi kau telah kehabisan tempat di barisan belakang..
Tenang masih ada ruang untukmu menempati setiap sudut yang kau inginkan..
Dengan jarak yang kau suka..

Malam..malam..malam..
Semakin lekat dan bersahabat..
Walau angin telah hafal dengan setiap sudut ruang..
Mencoba mengoda dengan liukannya..
Dan terbentur ke dinding.. 'PRAAK' (mungkin begitu bunyinya)
Tertepis oleh kedipan mata yang seolah2 berkata..
'Berhentilah..!!'

Malam..malam..malam..
Dan bunyi.. Tik tok.. Tik tok..
Tak salah lagi..
Suara jam dinding..
Masih bergegas menjalankan tugasnya..
Dengan tenang dan tepat..
Hening..
'tik tok.. Tik tok.. Tik tok..'

isalah Hati

astafirullah..
ya rabb tunjukkan kekuasaanmu..
tolonglah hambamu ini..
dari rosaknya hati..
dari sesaknya jiwa..
dari sempitnya akal..
agar hambamu ini tetap dekat,, dekat selalu padamu..

ya rabb..
ku tahu kasihmu begitu luas..
cintamu begitu dalam..
sayangmu begitu membekas..
hingga aku teggelam didalamnya..

ya rabb..
tolonglah hambamu ini..
dari tinggi nya tembok kekesalan..
dari dalamnya lubang kesakitan..
tumbangkan hati orang-orang yang angkuh dan sombong..
runtuhkan benteng kederajatan..
hancurkan remukkan rasa irih dan dengki..
tiada yang mampu menandingi jubah zirahmu, dan tak ada yang berani melepasnya dari pundakmu..
jika ada yang mencoba menandingi maka kuasamu berbicara..

suara jeritan hati yang terkoyak pasti akan KAU dengar..
tetesan embun keresahan akan berubah jadi butiran mutiara keikhlasan..

semoga bunga ini cepat tumbuh..
dengan indah,
bersinar dengan nur yang menerangi jalan
dan menebarkan wangi yang menentramkan jiwa..amin..amin..

" hemm aku pikir itu hanya lelucon.. yaa.. orang bisa bicara A-Z dan mencoretkan warna dikanfas sesuka hati.. seperti ikut dalam perlombaan.. juri akan memilih yang benar-benar bisa dibilang peserta terbaik dan ow ow ow..
ini pemenangnya.."

angkuh

Apa?
Coba tanya.. Apa yang salah dengan hidup?
Apa ada yang mengangap sebuah kehidupan itu salah?
Apa pun itu..
Nyamuk,, kecoa,, lalat,, tikus,,
Apapun itu..
Menyebalkan..
tapi,, coba tanyakan lagi..
Salah kah itu?
Ku rasa TIDAK.. karena dari yang MENYEBALKAN aku,kau,mereka,kita tau..
darinyalah di dapatkan ilmu..
Lantas???..
Bagaimana dengan mahluk yang paling rendah sekalipun..
apakah pantas di umpamakan dengan MANUSIA??

Hei,.
dengar bung..
semua sama menginjakkan kaki di tanah,
Semua memakan makanan yang sama,
Semua memiliki organ bagian dalam yang sama..
Sama..!!
Dan tak semuda duduk lebih tinggi dari yang lain.
Haha.. bukan lah tuhan yang mampu memprediksi masa depan..
Grafitasi masih normal,.
bulan matahari msih bergantian menjaga bumi,
Lantas..!!
Siapa yang lebih layak dari itu semua??
Jawabnya bukan 'kesombongan'..

Terima Kasih

Embun..
Begitu dingin, sejuk, damaikan hati melukiskan senyum dan begitu indah.
Bebas lepas..
Hilang semua kekecewaan..
Hilang semua kegundahan..
Dan smua menjadi kekal..
Itulah engkau SAHABAT..
Bigitu lekat dalam ingatan..
Gambarkan berjuta kebahagiaan.
Hingga tak mampu aku untuk berucap tapi hati begitu bangga..

Sahabat.
Begitu erat dan suci..
Hingga aku tak dapat berdusta bahwa kau ada..
Ada dan selalu ada..
Mengerti dan membuatku merasa ada..

Sahabat..
Tak ada lagi yang dapat aku katakan..
Tak ada lagi yang terbendung..
Hanya hati yang berucap..
TERIMA KASIH ..
Untuk segalanya.. hanya untukmu..
SAHABAT.. :)